{"id":2014,"date":"2018-03-08T08:00:21","date_gmt":"2018-03-08T01:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/?p=2014"},"modified":"2024-09-23T13:20:11","modified_gmt":"2024-09-23T06:20:11","slug":"menentukan-kapasitas-lift","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/menentukan-kapasitas-lift\/","title":{"rendered":"Cara Menentukan Kapasitas Lift Yang Anda Perlukan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Pada artikel-artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai apa saja yang perlu diperhatikan jika kita ingin menggunakan lift dalam gedung kita. Kita juga sudah membahas mengenai<strong><a href=\"https:\/\/www.intidayaonline.com\/menentukan-lokasi-lift\/\">\u00a0PENEMPATAN LIFT PADA GEDUNG<\/a><\/strong>\u00a0agar bisa melayani tamu dengan efektif, sekaligus meningkatkan aspek keindahan gedung kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai cara menentukan kapasitas lift yang tepat untuk kebutuhan gedung kita. Tidak terlalu besar, namun juga tidak terlalu kecil. Tidak kebanyakan, juga tidak kekurangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bicara tentang ketepatan kapasitas lift, kita perlu memperhatikan 2 indikator ini:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><em>Waiting Time<\/em> (Rata-rata waktu tunggu penumpang sebelum bisa masuk ke dalam lift)<\/li>\n<li><em>Handling Capacity<\/em> (Kapasitas Sistem Elevator kita dalam menangani para penumpang)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa model yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan 2 indikator ini, namun kita akan mencoba membahasnya dengan sederhana, dan logis. Mohon maaf sebelumnya jika nanti ada cukup banyak perhitungan matematis sebagai contoh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Waiting Time<\/strong><\/em><br \/>\n<em>Waiting Time<\/em> yang sangat baik di bawah 25 detik. Di bawah 35 detik termasuk ideal. Di bawah 45 detik masih termasuk oke. Lebih dari itu, Waiting Time terlalu buruk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, untuk menetapkan <em>Waiting Time<\/em>, kita asumsikan lift kita akan bergerak dari lantai dasar (1), mengambil penumpang secara maksimal, lalu berhenti di tiap lantai, mengeluarkan penumpang. Setelah sampai lantai paling atas, dia meluncur langsung kembali ke lantai 1. Total waktu ini kita sebut dengan <em><strong>Round Trip Time (RTT)<\/strong><\/em>. Kita akan membahas cara menghitung <em><strong>RTT<\/strong> <\/em>di <a href=\"https:\/\/www.intidayaonline.com\/return-trip-time\/\">artikel selanjutnya<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika <em><strong>RTT<\/strong> <strong>Anda 80 detik<\/strong><\/em>, misalnya, itu artinya rata-rata penumpang akan menunggu selama 80 detik di lantai satu sebelum bisa masuk ke lift untuk dilayani. Untuk mendapatkan <em>Waiting Time<\/em> yang ideal, kita bisa menambahkan jumlah unit lift nya. Misal, untuk mendapatkan <em><strong>Waiting Time 40 detik<\/strong> <\/em>(yang lumayan baik), kita bisa menggunakan <em><strong>2 unit lift<\/strong><\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sini terlihat rumus untuk <em>Waiting Time<\/em>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Waiting Time = RTT \/ N<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">RTT: <em>Return Trip Time<\/em><br \/>\nN: Jumlah Lift<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Handling Capacity<br \/>\n<\/strong><\/em>Perhitungan <em>Handling Capacity<\/em> ini berdasarkan kondisi <em>Peak Time<\/em>. Artinya, kondisi saat-saat jumlah penumpang mencapai puncaknya. Bagi Gedung kantor, biasanya saat pagi hari di mana semua karyawan masuk kerja. Bagi Apartemen, sebaliknya, saat kebanyakan penghuninya keluar apartemen menuju tempat aktivitas mereka. Rumah sakit, biasanya mengantisipasi saat pergantian <em>shift kerja<\/em> sebagai <em>peak time<\/em>. Karena itu, tentukan dahulu <em>Peak Time<\/em>\u00a0Gedung Anda!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Handling Capacity<\/em> menunjukkan berapa persen penumpang yang bisa dihandle oleh sistem lift pada saat Peak Time. Idealnya <em>Handling Capacity<\/em> mencapai 100%, atau paling tidak 80%. <em>Handling Capacity<\/em> lebih kecil dari 80% menandakan akan ada banyak penumpang <em>Peak Time<\/em> yang tidak terlayani dengan baik!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kita menetapkan nilai Peak Time, tetapkan tiga variabel ini:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berapa jumlah penghuni gedung Anda? Ambil 80% nya. Misalkan gedung Anda ditempati 1000 orang, maka kita bisa berasumsi <em><strong>800 orang<\/strong> <\/em>akan menggunakan sistem lift Anda selama <em>Peak Time<\/em>. Kita sebut variabel ini <em><strong>Populasi<\/strong><\/em>.<\/li>\n<li>Berapa lama (berapa detik) masa Peak Time Anda? Misalkan Anda mengantisipasi Peak Time di jam 07.45 hingga 08.30, maka <em><strong>Peak Time Anda adalah 45 menit<\/strong><\/em>, alias 2.700 detik.<\/li>\n<li>Berapa Jumlah orang yang bisa dimuat dalam sebuat lift? Biasanya perhitungkan 80% kapasitas maksimal. Misal, lift kapasitas 800 kg bisa dimuati 10 orang. Jadi asumsikan Variabel ini <em><strong>bernilai 8<\/strong><\/em>. Kita sebut variabel ini <em><strong>Kapasitas<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menghitung Handling Capacity, kita bisa gunakan rumus ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Handling Cap = (Peak Time \/ Waiting Time) x (Kapasitas \/ Populasi) x 100%<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>\u00a0<\/strong><\/em>Contoh perhitungan dengan nilai variabel di atas akan seperti ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Handling Cap<\/em> = (2700 \/ 40) x (8 \/ 800) x 100%<br \/>\n<em>Handling Cap<\/em> = 67.5 x 0.01 x 100%<br \/>\n<em>Handling Cap<\/em> = 67.5%<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kesimpulan<\/strong><br \/>\nJadi, dengan contoh nilai-nilai variabel di atas, dengan 2 unit lift, Anda mendapatkan <em>Waiting Time<\/em> 40 detik (yang termasuk lumayan baik), dengan <em>Handling Capacity<\/em> 67.5% yang kurang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda bisa memperbaiki nilai <em>Handling Capacity<\/em> dengan cara:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Menambah kapasitas per lift<\/strong>. Misalkan, dengan menggunakan lift berkapasitas 1300 kg, nilai <em><strong>Kapasitas bisa menjadi 13<\/strong><\/em>. <em>Handling Capacity<\/em> Anda akan <em>improved<\/em> menjadi 109,7%!<\/li>\n<li>Atau <strong>menambah jumlah lift<\/strong>. Penambahan ini akan meningkatkan <em>Waiting Time<\/em> Anda juga. Dengan menggunakan 3 unit lift, misalnya, <em>Waiting Time<\/em> Anda akan menjadi 26.67 detik (kategori Ideal). <em>Handling Capacity<\/em> Anda juga membaik menjadi 101,2%!<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah sekilas cara perhitungan untuk melihat apakah rancangan lift Anda sudah cukup untuk kebutuhan gedung. Semoga bermanfaat!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Ingin Memasang Lift Pada Rumah Anda ?\u00a0 <\/strong><strong><br \/>\natau Ingin Konsultasi Seputar Pemasangan Lift ?<br \/>\natau Ingin bertanya mengenai Harga Lift ?<\/strong><br \/>\nHubungi kami (GRATIS) di :<br \/>\n031-8416288<br \/>\nWA :\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6281235996966\">0812 3599 6966<\/a> (Anang)<br \/>\nEmail : sales@intidayaonline.com<br \/>\nWeb : <a href=\"https:\/\/www.intidayaonline.com\/product\/uola-volkslift\/\">intidayaonline.com<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1468 alignleft\" src=\"https:\/\/www.intidayaonline.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Anang-01.jpg\" alt=\"\" width=\"75\" height=\"75\" \/><strong>Anang Rusdianto<\/strong><br \/>\nSales Lift &amp; Escalator<br \/>\nCV Mitra Jaya Utama<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel-artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai apa saja yang perlu diperhatikan jika kita ingin menggunakan lift dalam gedung kita. Kita juga sudah membahas mengenai\u00a0PENEMPATAN LIFT PADA GEDUNG\u00a0agar bisa melayani tamu dengan efektif, sekaligus meningkatkan aspek keindahan gedung kita. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai cara menentukan kapasitas lift yang tepat untuk kebutuhan gedung<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1655,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[866],"tags":[55,431,432,430,85,86,161,44,150,151,554,556,555,499,819,820,817,647,108,368,643,190,640,822,646,641,54,65,816,818,642,501,644,648,815,813,814,821,645,500,488,553,429,712,711,439,423,425,426,220,427,552],"class_list":["post-2014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lift-dan-escalator","tag-capacity","tag-cara-perhitungan","tag-cara-perhitungan-elevator","tag-cara-perhitungan-lift","tag-desain","tag-design","tag-elevator","tag-engine","tag-escalator-2","tag-eskalator","tag-eskalator-mall","tag-eskalator-murah","tag-eskalator-rumah-sakit","tag-harga-lift","tag-harga-lift-barang","tag-harga-lift-penumpang","tag-harga-lift-rumah","tag-harga-lift-surabaya","tag-hoistway","tag-homelift","tag-homelift-indonesia","tag-interior","tag-jual-lift","tag-jual-lift-barang","tag-jual-lift-rumah","tag-jual-lift-surabaya","tag-kapasitas","tag-lift-2","tag-lift-barang","tag-lift-barang-murah","tag-lift-elevator","tag-lift-gresik","tag-lift-hemat-listrik","tag-lift-hotel","tag-lift-indonesia","tag-lift-mobil","tag-lift-rumah","tag-lift-rumah-murah","tag-lift-rumah-sakit","tag-lift-sidoarjo","tag-lift-surabaya","tag-movingwalk","tag-return-trip-time","tag-rumah-lift","tag-tangga-berjalan","tag-uola","tag-uola-volkslift","tag-variabel","tag-variable","tag-volkslift","tag-waiting","tag-walk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2014"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7171,"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2014\/revisions\/7171"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intidayaonline.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}