3 Tips Merawat Genset yang Jarang Dipakai

Banyak tips yang dapat kita jumpai di internet tentang cara-cara merawat genset kita, terutama genset yang jarang dipakai. Genset semacam ini, biasanya justru ngadat pada saat penting dan sangat kita perlukan.

Sebagai pemilik genset yang baik, kami yakin Anda sudah mengadakan bahan bakar yang baik, menyimpannya dengan baik pula agar tidak tercampur air. Genset juga ditempatkan pada tempat yang baik ventilasinya, dan spare part consumable seperti filter-filter diganti secara rutin sesuai ketentuan buku manual mesin.

Di luar semua hal itu, kami melihat ada 3 hal lagi yang harus menjadi perhatian pemilik genset agar gensetnya selalu dalam keadaan siap pakai secara optimal, walaupun genset itu jarang digunakan. Ketiga hal tersebut adalah:

1. Pastikan genset selalu dalam keadaan bersih
Usahakan genset selalu dalam keadaan bersih terutama pada:

  • Kisi-kisi radiator (untuk mesin water cooled) atau sirip-sirip pelepas panas (untuk mesin air cooled). Ini untuk memastikan panas dari mesin dapat dibuang dengan sempurna sehingga tidak menimbulkan overheat pada mesin.
  • Bagian bawah mesin dan radiator. Ini untuk memastikan tidak ada kebocoran apapun dari mesin. Jika bagian bawah mesin dalam keadaan bersih, maka bocoran oli, solar atau air dapat segera nampak dan diatasi. Namun jika bagian ini kotor, maka kebocoran-kebocoran tersebut akan sulit terlihat mata.
  • Body mesin, terutama di dekat kepala silinder dan saluran-saluran bahan bakar. Dalam keadaan bersih, rembesan oli dan bahan bakar di tempat-tempat ini akan segera terlihat dan bisa diatasi.

2. Pastikan accu selalu dalam keadaan ready
Accu genset bisa bertingkah sama dengan accu mobil atau motor. Jika motor atau mobil lama tidak digunakan, potensi listrik di dalam accu bisa drop, dan tidak sanggup digunakan untuk menyalakan mesin. Karena itu, untuk memastikan accu selalu siap beraksi, kita dapat melakukan:

  • Pemanasan mesin secara rutin
  • Menambahkan automatic battery charger untuk memastikan accu dicharge secara otomatis jika mulai drop.

3. Belajar mengidentidfikasi dan menangani “Masuk Angin
Salah satu penyakit utama yang menyebabkan genset gagal start adalah “masuk angin”. Meskipun menjengkelkan, penyakit ini tidak terlalu sulit kita atasi sendiri. Pastikan Anda paham apa yang dimaksud dengan “masuk angin”, apa saja ciri-ciri yang dapat dilihat, dan tanyakan pada Vendor Anda bagaimana cara mengatasinya.

Anda dapat melihat artikel mengenai “Masuk Angin” pada Genset, disini

 

CV. Inti Daya Engineering
Kami menyediakan genset untuk disewakan mulai dari 20 – 2000 KVA
Melayani seluruh daerah di Jawa Timur dan sekitarnya
Seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jombang, Malang,
Kediri, Pasuruan, Lamongan, Jember, Probolinggo, dll
Hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik di :
(031) 8416288 atau WA 082335022792 (Ika)
Web : intidayaonline.com

Ika Syella
Rental Sales Supervisor
Inti Daya Engineering, CV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *